Pariwisata medis di Penang, Malaysia, terus meningkatkan layanan kesehatan, termasuk menawarkan operasi robotik untuk kenyamanan pasien dan pemulihan yang lebih cepat.
Kesehatan adalah investasi penting dalam kehidupan seseorang. Saat sakit, pengobatan terbaik dicari, termasuk opsi untuk berobat ke luar negeri.
Salah satu pilihan populer untuk berobat ke luar negeri adalah Penang, Malaysia, yang terkenal dengan pariwisata medisnya. Penang tidak hanya menjadi alternatif tujuan pengobatan bagi masyarakat dari Sumatra yang lebih dekat, tetapi juga telah berkembang mencakup mereka dari Jawa, Sulawesi, dan Papua.
Seperti yang dialami Geena (umur 36), warga Jakarta. Pada akhir Februari 2025, bersama ayah, ibu, suami, dan anak-anaknya, terbang ke Penang. Geena dan keluarganya memilih pengobatan primer di Penang karena puas dengan diagnosis akurat yang diberikan dokter, memastikan biaya pengobatan tidak sia-sia.
“Saya pernah mengalami masalah sulit mengontrol buang air kecil. Saya sudah berkonsultasi dengan berbagai dokter, menjalani berbagai tes laboratorium di rumah sakit di Jakarta, tetapi hasil pengobatannya masih belum memuaskan,” kata Geena.
Kemudian, ia disarankan untuk berobat di salah satu rumah sakit di Penang. Penanganan oleh dokter spesialis yang ditemuinya berbeda. Dengan pemeriksaan sederhana, darahnya dites. Lalu, dokter meminta Geena mulai mengukur asupan cairannya.
Geena merasa pengobatan yang diterimanya lebih tepat, sehingga masalah urinasi yang sudah lama dideritanya terselesaikan. Sejak saat itu, setiap kali anggota keluarganya didiagnosis menderita penyakit serius di Indonesia, ia merekomendasikan pengobatan lanjutan di Penang.
Menurut Geena, selain untuk tujuan pengobatan, perjalanan ke Penang juga dapat diisi dengan berbagai aktivitas wisata. Ada beberapa destinasi wisata mulai dari pantai, pegunungan, kota tua, hingga pengalaman kuliner. Pasien dan keluarga yang mendampingi tidak akan merasa bosan selama menjalani pengobatan.
Tidak hanya untuk mengobati penyakit serius seperti penyakit jantung atau kanker, kini sekadar untuk pemeriksaan kesehatan atau medical check-up di berbagai rumah sakit di Penang juga dilakukan oleh warga Indonesia. Pemeriksaan kesehatan satu hari di rumah sakit dengan layanan khusus, serta konsultasi langsung dengan dokter, juga mampu menarik lebih banyak warga Indonesia.
Banyaknya warga Indonesia yang berobat ke luar negeri, seperti ke Malaysia, disoroti oleh Presiden Joko Widodo saat peresmian Mayapada Hospital Bandung pada 6 Maret 2023. Disebutkan bahwa devisa senilai Rp165 triliun hilang karena sekitar 2 juta warga Indonesia berobat ke luar negeri. Sekitar satu juta orang ke Malaysia, 750 orang ke Singapura, sisanya ke Jepang, Amerika Serikat, Jerman, dan lainnya.
Prioritaskan Pelayanan
CEO Island Hospital, Lim, saat acara Media Familiarization Trip di Gleneagles Hospital dan Island Hospital pada akhir Februari, mengatakan bahwa layanan kesehatan di rumah sakit tentu memprioritaskan pemulihan dan keselamatan pasien. Sebelum Covid-19, warga Indonesia yang datang ke rumah sakit ini sebagian besar berasal dari Sumatra Utara dan Aceh.
“Setelah Covid-19, ada perubahan, perluasan ke wilayah lain di Indonesia, dari Pulau Jawa seperti Jakarta, Surabaya, dan wilayah lainnya. Sebagian besar untuk mendapatkan opini kedua atau ketiga setelah mendapat diagnosis dari dokter di Indonesia,” kata Lim.
Menurut Lim, pemerintah Malaysia mendukung pengembangan pariwisata medis di Penang. Selain rumah sakit Island Hospital dan Gleneagles Hospital, ada beberapa rumah sakit swasta lain yang juga sering menjadi pilihan pengobatan bagi warga Indonesia.
Meskipun pilihan kamar di rumah sakit Penang berbeda, biaya layanan medis tetap sama. Selain itu, pemerintah Malaysia juga membantu mempromosikan pariwisata medis di rumah sakit Penang dengan mengundang pameran pariwisata ke luar negeri, termasuk Indonesia.
Lim menghargai kepercayaan masyarakat Indonesia untuk berobat di Penang. Oleh karena itu, sebagai rumah sakit pariwisata medis, layanan dengan perawatan mutakhir terus dikembangkan di rumah sakit ini.
“Kami menghargai pasien yang datang dari jauh. Mereka datang untuk berobat agar sehat kembali. Jadi, kami harus bisa memberikan yang terbaik untuk pasien dari Indonesia dan negara lain yang datang sebagai pasien internasional,” kata Lim.
Di Gleneagles Hospital Penang saat itu, 25 persen pasien berasal dari Indonesia. Chief Operating Officer Gleneagles Hospital Penang, Benjamin Chow, mengatakan bahwa layanan kesehatan yang diberikan kepada pasien harus dapat dipertanggungjawabkan, yaitu memastikan pasien menerima layanan optimal sesuai biaya yang dikeluarkan.
Oleh karena itu, Gleneagles Hospital menerapkan pendekatan Value Driven Outcome (VDO) sebagai kerangka kerja yang mengevaluasi kualitas layanan kesehatan terhadap biaya. “Dengan pendekatan VDO, dokter menerapkan standar layanan internasional. Kami mendapat hasil bahwa layanan dokter sesuai dengan standar internasional dengan biaya jauh lebih rendah dibandingkan negara lain yang juga menjadi tujuan pengobatan internasional,” kata Chow.
Tidak heran, rumah sakit di Penang juga merasa percaya diri menjadi pilihan pariwisata medis bagi pasien internasional. Indonesia menjadi salah satu penyumbang terbesar karena kenyamanan layanan juga diberikan. Dokter dan staf rumah sakit yang fasih berbahasa Indonesia membuat konsultasi menjadi nyaman.
Layanan untuk pasien internasional juga memudahkan calon pasien untuk berkonsultasi jarak jauh terlebih dahulu untuk mengatur janji dengan dokter yang tepat. Saat di bandara, tidak ada kebingungan, ada layanan penjemputan ke akomodasi yang diatur sesuai permintaan calon pasien.
Alur pengobatan dibuat nyaman untuk pasien. Di setiap lantai dengan klinik dokter, ada tempat untuk pembayaran dan apotek atau pengambilan obat. Pasien atau keluarga tidak perlu berpindah lantai untuk menyelesaikan pengobatan rawat jalan sehingga lebih efisien.
Layanan untuk pasien kanker, yang cenderung meningkat jumlahnya, juga disediakan dengan peralatan deteksi dan pengobatan canggih. Di ruang terapi pasien kanker, dirancang dengan warna-warna yang nyaman dan menenangkan untuk membuat emosi pasien yang sensitif merasa tenang.
Termasuk, teknologi medis canggih juga ditawarkan untuk melayani pasien menjalani perawatan yang semakin nyaman, tidak traumatis, dan pemulihan lebih cepat. Salah satunya adalah operasi berbantuan robot yang juga semakin berkembang, terutama di Island Hospital dan Gleneagles Hospital.
Vimal K Vasudeavan, Konsultan Bedah Umum di Gleneagles Hospital, mengatakan bahwa program robotik canggih meningkatkan presisi, mengurangi rasa sakit, meminimalkan risiko infeksi, mempercepat waktu pemulihan, dan membuat prosedur bedah lebih aman dan efisien.
Ada robot Da Vinci dengan alat bedah seperti pergelangan tangan yang berputar. Dokter bedah yang duduk di konsol menggerakkan dan mengendalikan robot untuk melakukan operasi minimally invasive atau dengan sayatan minimal.
“Dokter juga jauh lebih stabil dalam melakukan operasi,” kata Vimal.
Profesor Oh Kim Soon, dokter bedah ortopedi di Island Hospital, mengatakan bahwa operasi berbantuan robot menjanjikan di masa depan. Ada 11 dokter bedah dari 28 dokter bedah yang dapat melakukan operasi robotik.
Operasi robotik terus berkembang, diterapkan dari ortopedi, urologi, ginekologi (reproduksi wanita) hingga bedah umum. Bahkan dengan bantuan robot, dokter tetap memegang kendali selama operasi untuk mem Rosenberg keselamatan pasien.
Selain teknologi dan tenaga medis yang berkualitas, layanan kesehatan yang nyaman bagi pasien dan keluarganya adalah daya tarik kuat yang menarik orang untuk berobat di sana.
Penyembuhan Tanpa Operasi / Tanpa Pembedahan
Dokter Kiropraktor Jensen mengatakan banyak orang Indonesia khususnya dari Sumatera mencarinya karena sangat berdekatan dengan Pulau Pinang dan dia memberikan perawatan alami tanpa operasi untuk pasiennya. Itu karena kiropraktor adalah seorang profesional perawatan kesehatan yang berfokus pada diagnosis, pengobatan, dan pencegahan gangguan mekanis dari sistem muskuloskeletal, terutama tulang belakang.
Kiropraktis menggunakan teknik langsung seperti manipulasi tulang belakang untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan tulang, otot, dan sendi, dengan tujuan meningkatkan kesehatan muskuloskeletal secara keseluruhan dan fungsi sistem saraf.
Kiropraktik di Pulau Pinang kini sudah terkenal dengan cara perobatan tanpa surgeri atau tanpa operasi langsung.

Leave a Reply